TES MINAT RMIB

 

Pengenalan Tes Minat RMIB (The Rothwell Miller Interest Blank)

Tes ini disusun oleh Rothwell Miller pada tahun 1947 yang terdiri dari 12 kategori jenis pekerjaan. Tes ini disusun dengan tujuan untuk mengukur minat seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan. Selain itu juga didasarkan atas ide-ide streotipe terhadap pekerjaan yang bersangkutan. Hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah:

  1. Dapat dimasukkan kedalam susunan battery test
  2. Lebih mudah dikerjakan oleh testee
  3. Tugas pengisian tes ini dapat menimbulkan minat testee dan kerja sama yang bersifat aktif
  4. Skor dapat disusun lebih cepat
  5. Lebih cocok apabila diberikan kepada orang dewasa
  6. Hasil keseluruhan tes akan memperlihatkan pola minat testee

 

Material Tes

Tes ini terdiri dari satu formulir yang berisi suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf A sampai I, dan dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Masing-masing kelompok A sampai dengan I masing-masing mewakili kategori pekerjaan tertentu. Kedua belas kategori itu adalah:

  1. Outdoor : aktivitas pekerjaan yang dilakukan di luar, di udara terbuka, tidak berhubungan dengan hal-hal yang rutin.
  2. Mechanical : pekerjaan yang berhubungan dengan mesin, alat mekanik.
  3. Computational : pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka.
  4. Scientific : pekerjaan yang menyangkut aktivitas analisis, penyelidikan penelitian, eksperimen kimia, dan ilmu pengetahuan lainnya.
  5. Personal contact : pekerjaan yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dengan orang lain, pada dasarnya adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain.
  6. Aesthetic : pekerjaan yang berhubungan dengan hal seni dan menciptakan sesuatu.
  7. Literary : pekerjaan yang berhubungan dengan buku, membaca dan mengarang.
  8. Musical : memainkan musik, apresiasi dan hal-hal lain yang berkaitan dengan musik
  9. social service : pekerjaan yang berkaitan dengan pelayanan terhadap kepentingan masyarakat, kesejahteraan umum, membimbing, menasehati, memahami, melayani dsb.
  10. Clerical : pekerjaan yang menuntut kecepatan, ketelitian dan kerapian.
  11. Practical : pekerjaan yang memerlukan keterampilan, praktek, karya pertukangan.
  12. Medical : pekerjaan yang berhubungan dengan pengobatan, perawatan penyakit, penyembuhan dan hal yang berkaitan dengan medis dan biologis.

 

Administrasi

Testee diberikan blanko kemudian diberitahu untuk mengisi identitas. Kemudiantestee diinstruksikan untuk membuat rangking dari pekerjaan yang tersedia di dalam formulir tes. Tanyakan kembali apakah testee dapat memahami tentang tugasnya. Bila sudah jelas dapat langsung mengerjakan tes, namun bila belum maka harus dijelaskan kembali.  Tekankan kembali agar tidak ada ketegori pekerjaan yang terlewati. Setelah selesai, kemudian instruksikan kepada testee untuk menuliskan 3 jenis pekerjaan yang disukai, tidak harus sama dengan daftar pekerjaan yang diisinya. Sebelum testee mengumpulkan pekerjaannya, instruksikan kepada testee untuk memeriksa kembali.

 

Skoring

  1. Hasil rangking yang dibuat oleh testee dipindahkan kedalam suatu kerangka yang terdapat pada bagian terakhir dari formulir tersebut.
  2. Caranya:
  3. Pengisian dimulai pada kolom yang diarsir setiap kelompok sehingga untuk kelompok:
    • Dimulai dari outdor
    • Dimulai dari mechanical
    • Dimulai dari computation
    • Dimulai dari science
    • Dimulai dari personal contact
    • Dimulai dari aesthetic
    • Dimulai dari literary
    • Dimulai dari music
    • Dimulai dari social service

4. Jumlahkan masing-masing jenis pekerjaan kekanan, tuliskan pada jumlah total

5. Buatlah rangking dari jumlah total (point b) dimulai dari jumlah yang paling kecil sehingga rangking 1 sampai dengan jumlah terbesar rangking 12. Bila terdapat angka yang sama berikan rangking yang sama pula.

6. Tuliskan persentil sesuai dengan norma kelompok (bila ada).

 

Cara Pengecekan

Untuk melakukan pengecekan apakah tidak terjadi kesalahan dalam memindahkan angka-angka rangking, maka sesudah jumlahkan hasil penjumlahannya harus sama dengan 702. Apabila terdapat  2 angka yang sama maka masing-masing angka dikurangi atau ditambah dengan 0.5 sesuai dengan keperluannya. Konsistensi jawaban testee dapat dilihat dari:

  1. Penyebaran pilihan pekerjaan, apakah menetap pada kategori yang sama dari tiap-tiap kelompok
  2. Pilihan bebas, apakah pilihan ini sesuai dengan hasil rangking yang diberikan atau hasil yang muncul didalam rangking
  3. Cara pemberian rangking, apakah responden membuat rangking secara berurutan atau tidak

 

Interpretasi

Interpretasi dilakukan dengan melihat raw score testee. Semakin rendah raw score,  pekerjaan makin disukai dan sebaliknya. Apabila hanya terdapat satu kategori yang mempunyai persentil tinggi, maka dapat diartikan testee mempunyai minat yang sangat kuat terhadap jenis pekerjaan tertentu. Sedangkan jenis pekerjaan yang lain hanya dinilai berdasarkan kesenangan dan tidak dimaksudkan untuk mendapatkan pekerjaan atau status.

Apabila tidak terdapat satu pun kategori yang dapa dimasukkan dalam persentil tinggi berarti:

  1. Individu kurang memahami atau kurang mendapatkan informasi tentang pekerjaan -pekerjaan tersebut. Mungkin juga individu tidak mau memahami instruksi yang diberikan (oposisi) atau individu merasa letih hingga konsentrasinya terganggu.
  2. Individu tidak mempunyai pola minat yang dapat dikembangkan dengan baik
  3. Individu memiliki sejumlah minat terhadap jenis pekerjaan yang tidak terdapat dalam daftar.

Apabila ada beberapa jenis pekerjaanyang mendapatkan persentil yang sama tingginya atau terjadi pengelompokkan dari beberapa minat, maka dapat dibedakan menjadi dua:

  1. Pengelompokkan minat terhadap jenis pekerjaan yang sama: adanya minat terhadap keaktifan tertentu, bukan pada jenis pekerjaannya
  2. Pengelompokan pada jenis pekerjaan yang berlawanan: adanya konflik dalam diri individu yaitu antara sikap dasar dan keinginan yang berbeda.

Apabila jawaban yang diberikan tidak konsisten maka diartikan sebagai:

  1. Pengetahuan tentang pekerjaan-pekerjaan tersebut sangat kurang
  2. Merupakan indikasi daripada sikap acuh tak acuh terhadap jenis pekerjaan yang ada
  3. Kelalaian atau kecerobohan testee, bahkan dapat diartikan sebagai sikap oposisi terhadap tugas
  4. Kemungkinan bahwa pekerjaan yang bersangkutan tidak mewakili kategori yang ada
  5. Kemungkinan bahwa beberapa elemen dari pekerjaan itu sendiri cenderung menyalahi streotip yang ada.

 

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *