Positif dan Negatif Needs Menurut Allen L Edwards (EPPS)

Positif dan Negatif Needs Menurut Allen L Edwards

EPPS merupakan test kepribadian yang bersifat verbal dan memakai metode forced choice technique. Sifatnya memilih, diantarkan kepada pilihannya (walaupun dasarnya juga alternatif, A atau B namun disertai kata-kata yang sifatnya mengantar kepada pilihannya). Edward mengalami kesulitan dalam membuat pertanyaan-pertanyaan yang bebas dari social desireability (sesuatu yang diinginkan oleh lingkungan sosial), jangan sampai individu memilih karena social desireability ini. Sebagaimanapun juga manusia sebagai zoon politicon, sebagai makhluk sosial, tidak mungkin lepas dari lingkungannya yang mengandung social desireability, jadi tidak mungkin lepas dari pengaruh tersebut.

Dalam kehidupan ini, manusia senantiasa harus memilih, sehingga selalu dihadapkan pada konflik-konflik tertentu (approach-approach, approach-avoidance, maupun avoidance-avoidance) tetapi konflik tidak selalu harus menimbulkan ketegangan, karena misalnya ada yang sudah diatur oleh kultur, sudah merupakan kebiasaan/habit dan sebagainya. Bila kita memilih sesuatu, implisit berarti ada yang dikorbankan atau menolak yang lain. Memilih erat hubungannya dengan menilai, kita memilih sesuatu berdasarkan suatu penilaian tertentu. Jadi kita tidak pernah bebas dari penilaian. Memilih karena individu mempunyai penilaian.

Sejumlah needs yang dirumuskan Murray, kemudian oleh Edwards dirumuskan menjadi 15 needs yang kemudian dituangkan menjadi sebuah inventory yang menjaring needs yang dimiliki individu. Berdasarkan jenis-jenis kebutuhan yang dikemukakan oleh Murray tersebut, Allen L Edwards menyusun suatu inventory kepribadian yang disebut Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) yang mengungkapkan 15 jenis kebutuhan (Edward, 1959). Atas dasar itu Edwards menyusun tes kepribadian yang lebih ditujukan untuk mengungkapkan kebutuhan- kebutuhan seseorang.

Hasil dari EPPS bukan hanya sekedar menggambarkan struktur kebutuhan seseorang, tetapi terkandung juga didalamnya arti dinamis dari struktur kebutuhan tersebut, sehingga seorang psikodiagnostikus akan mampu memahami perilaku subjek serta membuat prediksi dari perilakunya itu. Kelimabelas jenis needs tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Need Achievement (Ach)

Positif :Adanya kemauan dan kesanggupan (bukan kemampuan) untuk menunjukkan prestasi, baik dalam bidang studi maupun pekerjaan, sukses dalam kehidupan sosial, status dan lain sebagainya.

Negatif : Keinginan yang berlebihan, sehingga merugikan bagi subjek. Dapat dikatakan subjek ambisius, sehingga mengalami kekurangan dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat.

  1. Need Deference (Def)

Positif : Mengandung arti adanya kemauan untuk menyesuaikan diri, mengikuti, menuruti, menghargai suatu tata cara atau aturan, konvensional.

Negatif : Ada kecenderungan sugestibel, kurang bersikap kritis.

  1. Need Order (Ord)

Positif : Adanya kebutuhan akan keteraturan dan memiliki minat pada hubungan manusia, dengan benda dan juga ide yang memberi suatu efek yang baik terhadap pengertian, pertanggungjawaban dalam menunaikan tugas dan kewajibannya dengan cara dewasa.

Negatif : Mengurangi kelincahan, kreativitas dan kemampuan untuk memimpin atau mengatur, terlalu takut menyimpang sehingga peraturan dipegang teguh.

  1. Need Exhibition (Exh)

Positif : Mau menunjukkan diri sebagai euphoris, riang, extraversi, percaya diri optimis.

Negatif : Kebutuhan yang berlebihan untuk menunjukkan diri, sehingga sering mengurangi pengendalian diri (self control), kurang disiplin, memamerkan dan menonjolkan diri, sok atau sombong.

  1. Need Autonomy (Aut)

Positif : Keinginan untuk mandiri, sifat tidak tergantung dalam hal pendapat atau pendirian, menolak sugesti dalam kebutuhannya akan pendirian yang bersifat inkonvensional, berkeinginan untuk progresif dan orisinil.

Negatif : Bila kebutuhan ini berlebihan, maka subjek kurang mampu menyesuaikan diri secara kooperatif, fanatik, radikal (selalu mengingnkan perubahan), kepala batu.

  1. Need Affiliation (Aff)

Positif : Kebutuhan untuk memperhatikan sesama manusia, untuk pergaulan yang harmonis dengan manusia lain yang disertai dengan toleransi dan kehangatan dalam pendekatan.

Negatif : Orang kurang tegas, kurang dapat mempertahankan pendiriannya, kurang berani, menjadi budak orang lain.

 

Baca juga penjelasan mengenai : http://www.konsultanpsikologijakarta.com/software-epps/

 

  1. Need Intraception (Int)

Positif : Kebutuhan akan minat atau pengarahan terhadap masalah manusia untuk diketahui dan dianalisis, menempatkan diri pada kebutuhan orang lain, empati. Ada kepekaan dan diferensiasi perasaan, serta ada keaktifan dalam diri untuk mengembangkan diri maupun bagi kepentingan orang lain.

Negatif : Mudah hanyut dan terbawa oleh situasi dan perasaan orang lain, kurang dapat mempertahankan jarak. Untuk dapat mengambil jarak, subjek harus kritis, mengendalikan diri dan rasional.

  1. Need Succorance (Suc)

Suc lebih bersifat negatif, dan mempunyai arti kebutuhan akan pemanjaan diri, pasif, kebutuhan akan kontak sosial yang diwarnai oleh meminta bantuan yang bersifat egosentris dan kurang dewasa, dependen, juga mencari rasa aman. Semua itu mencerminkan labilitas emosi dan kurang tegas dalam menyesuaikan perasaan atau emotional adjustment. Secara klinis biasanya pada penderitah ysteria, meminta perhatian terlalu banyak bagi dirinya, namun pasif.

  1. Need Dominance (Dom)

Positif : Umumnya merupakan kebutuhan akan suatu keinginan atau kemauan yang masih dapat diterima (acceptable), yaitu keinginan untuk memimpin, mempengaruhi, membimbing, mengawasi, membina, mengarahkan, menghimpun, mengorganisasikan, memberi instruksi, mengatur, adanya kepercayaan pada diri sendiri dan juga merupakan seseorang yang mampu mengadakan hubungan social (social competence).

Negatif : Keinginan untuk menjelajah, mengharuskan, mewajibkan, yang kesemuanya berbau otoriter, tidak mengikuti hak-hak dan kewajiban manusia, mempertentangkan antara dirinya dengan orang lain.

  1. Need Abasement (Aba)

Positif : Keinginan untuk merendahkan diri dengan maksud mendukung keinginan untuk menyesuaikan diri, kompromi, terlihat ada toleransi. Keberanian mengakui kesalahan, mengoreksi diri, rendah hati dalam arti tidak sombong dan tahu tata krama.

Negatif :Tercermin kurang adanya keinginan, kemauan, aspirasi, hambatan atau labilitas emosi.

  1. Need Nurturance (Nur)

Positif : Merupakan variabel kebutuhan yang mencerminkan kehangatan perasaan, dan dalam pergaulan disertai dengan adanya pelayanan, memberi, merawat terutama pada manusia (tetapi bisa juga pada benda). Juga mencerminkan rasa sosial terhadap sekelilingnya, bersedia atau siap memberi pertolongan kepada siapa saja yang pantas dan layak menerimanya.

Negatif : Merupakan pencerminan emosi yang berlebihan, sehingga kurang lugas, kurang rasional, baik dalam hubungan sosial maupun cara berpikir.

  1. Need Change (Chg)

Positif : Menunjukkan adanya human devition (pelimpahan emosi yang ditujukan ke luar atau terhadap manusia), fleksibel, perasaan kemanusiaan terhadap manusia lain sehingga ada kemampuan dalam hubungan sosial. Ingin mengadakan eksperimen, ingin mencoba hal yang baru, menginginkan variasi dalam rangka penyegaran dan pengembangan diri.

Negatif : Sering kurang mengadakan introspeksi, “hangat” di luar, misalnya lebih mementingkan urusan di luar rumah sehingga urusan dalam rumah terlantar. Tidak tetap pada pendapat atau pendirian, tidak ada kemantapan alam menyelenggarakan sesuatu.

  1. Need Endurance (End)

Positif : Keuletan, kegigihan, ketekunan dalam menyelesaikan pekerjaan dan ada antisipasi akan kebenaran dan manfaat hasil jerih payah. Tersirat juga adanya rintangan-rintangan, antisipasi mampu menerobos, mengatasi, menyelesaikan aral melintang, bertubu-tubi terbentur pada rintangan tetapi tetap maju terus dengan stamina yang kuat.

Negatif : Asal tahan atau asal betah, sifatnya kaku, rigid dan tidak didasari oleh pertimbangan lain.

  1. Need Heterosexuality (Het)

Positif : : Kehidupan seksual sehari-hari dalam batas normal, pandangan yang wajar akan pemahaman dan masalah seksual.

Negatif : : Kehidupan seksual yang berlebihan atau sebaliknya, ditekan (repressed or suppressed). Repressed artinya ada libido namun ditekan sehingga tidak muncul.

  1. Need Aggression (Agg)

Positif :Agresi yang dikendalikan dan diperhitungakan, berani, ada energy mendobrak sesuatu dengan tujuan untuk hasil yang lebih baik (progresif).

Negatif : Nekad, mengadakan perbuatan destruktif dalam segala bentuk. Tidak ada hasil yang progresif, asal saja dan merusak.

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *