Persamaan dan Perbedaan TKD, PTP, Adkudag

Persamaan dan Perbedaan TKD, PTP, Adkudag

Dalam dunia pendidikan dan pekerjaan, seringkali dibutuhkan tes bakat untuk mengetahui kemampuan khusus seseorang. Dari sekian banyak tes kemampuan khusus yang ada, TKD (Tes Kemampuan Diferensial), Adkudag (Tes Administrasi, Keuangan dan Dagang) dan PTP (Tes Pemeriksaan Teknik Pasti) masih banyak digunakan.

1. Test Inteligensi TKD

TKD atau yang merupakan kependekan dari Test Kemampuan Diferensial merupakan sebuah test inteligensi, dan termasuk ke dalam Battery test, yang mencakup beberapa macam aspek inteligensi individu.

TKD merupakan test yang merupakan pengembangan tes psikologi, yang mana ia juga bisa juga disebut sebagai penerus dari tes yagn bernama TINTUM Test yang mulai dikembangkan pada tahun 1976. Saat ini, TKD sudah disesuaikan dengan kebudayaan dan juga kondisi nilai – nilai yang berlaku di Indonesia, sehingga menjadi salah satu test inteligensi yang banyak digunakan secara general dan umum.

Dasar teori dari pengembangan TKD ini sendiri adalah teori inteligensi yang diungkapkan oleh Thurstone. Thurstone mengatakan bahwa inteligensi manusia merupakan sebuah Primary Mental Abilities, dimana terdapat 7 buah aspek kecerdasan dan juga kemampuan yang ada pada diri manusia. Berikut ini adalah ke – tujuh kecerdasan manusia yang masuk ke dalam Primary Mental Abilities.

2. Test Pemeriksaan Teknik Pasti 

Tes Pemeriksaan Teknis Pasti atau disingkat tes PTP merupakan baterai tes yang disusun untuk mengukur bakat teknik seseorang, terutama bakat teknik untuk tenaga terdidik (skilled), seperti para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan bagian Teknik.

Tes ini terdiri dari 9 sub tes antara lain:
Subtes 1: balok
Subtes 2: papan
Subtes 3: hitungan
Subtes 4: pengamatan
Subtes 5: kubus
Subtes 6: bacaan
Subtes 7: pengertian
Subtes 8: katrol
Subtes 9: kawat

Dalam pelaksaan tes PTP secara klasikal, perlu ditekankan beberapa hal berikut:
– Tes terdiri dari bermacam-macam subtes yang berbeda cara pengerjaan dan batas waktu pengerjaan.
– Keserentakan pengerjaan, baik saat memulai maupun mengakhiri.
– Memastikan material yang dipakai sudah memadai.

3. Tes Adkudag (Administrasi Keuangan dan Perdagangan)

Merupakan baterai tes bakat yang dibuat khusus secara local, untuk mengukur kemampuan di bidang administrasi, keuangan dan perdagangan. Tes ini banyak dipakai sebagai indikator untuk tujuan seleksi di bidang keuangan dan administrasi, perdagangan dan sejenisnya. Tes Adkudag terdiri dari beberapa subtest (adkudag 1 – 5) dengan waktu yang terbatas pada masing-masing subtesnya.

 

Persamaan dari TKD, PTP dan Adkudag adalah :

  1. Dapat dilakukan baik secara klasikal maupun individual dan berdasarkan ketersediaan normanya memungkinkan untuk diberikan pada klien remaja hingga dewasa.
  2. Sebelum tes diadministrasikan, tester perlu mempersiapkan alat tes yang akan digunakan baik lembar soal maupun lembar jawab. Persiapkanlah sesuai jumlah testee. Menghitung pada saat membagi lembar jawab dan soal akan memcegah terjadinya kebocoran tes. Setelah testee mendapat lembar jawab dan soal, tester akan meminta testee untuk mengisi identitas diri, lalu menjelaskan cara mengisi tes.
  3. Melakukan skoring diawali dengan  mencocokan jawaban dengan kunci (benar diberi 1, salah diberi skor 0), menghitung total skor mentah, melihat norma sesuai subyek, mengkonversikan skor mentah ke skor baku, menuliskan kriteria skor baku, menuliskan sumber norma, serta memasukkan hasil skor (skor baku dan kriterianya) kedalam psikogram.
  4. Pada saat administrasi tes melakukan observasi. Pada saat tes dilakukan secara klasikal, perlu melihat perilaku menonjol dari testee-testee yang berada dalam satu ruangan dan mendapat perhatian lebih dan perlu dicatat. Hal ini perlu dilakukan karena tidak mungkin observer mengobservasi dan mencatat perilaku seluruh klien apabila ada 50 testee yang mengikuti tes.
  5. Pada saat melakukan administrasi tes yang perlu diperhatikan adalah pengumpulan data, agar jangan sampai ada lembar jawaban dan soal yang terbawa klien, karena hal ini sangat rahasia, sehingga tester harus sangat jeli dan teliti saat menghitung, membagi, dan mengumpulkan lembar soal dan lembar jawab.

Perbedaan dari TKD, PTP dan Adkudag adalah

  1. Masing-masing tes mempunyai tujuan yang berbeda. TKD bertujuan untuk mengetahui bakat akademik klien, PTP bertujuan untuk mengetahui bakat keteknikan klien, Adkudag bertujuan untuk mengetahui bakat dalam bidang administrasi
  2. TKD memiliki 10 subtes, PTP memiliki 9 subtes dan Adkudag memiliki 5 subtes

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *