Perbedaan Man Power Planning dan Human Resources Planning

Perbedaan Man Power Plannin

Perbedaan Man Power Planning dan Human Resources Planning

Perencanaan tenaga kerja terdiri dari dua suku kata, yaitu perencanaan dan tenaga kerja. Perencanaan ( planning ) adalah proses untuk memutuskan tujuan-tujuan yang akan dicapai selama periode mendatang dan aktivitas-aktivitas yang harus dilakukan agar dapat mencapai tujuan tersebut.
Tenaga kerja adalah manusia yang bekerja di lingkungan suatu organisasi yang mempunyai potensi, baik dalameujud potensi nyata fisik maupun psikis, sebagai penggerak utama dalam mewujudkan eksistensi dantujuan organisasi. Tenaga kerja disebut juga sebagai sumber daya manusia, personil, pekerja, pegawai,atau karyawan (Simamora, 1997:64).
 
Jadi Manpower Planning (Perencanaan Tenaga Kerja) adalah proses penyusunan rencana ketenagakerjaan secara sistematis yang dijadikan dasar dan acuan dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan pelaksanaan program pembangunan ketenagakerjaan yang berkesinambungan.
 

Berikut hal-hal yang menjadi tujuan manpower planning:

  1. Organisasi perlu ditempati karyawan yang tepat di waktu yang tepat. Jabatannya juga sama, harus dicari orang yang tepat untuk mendudukinya. Organisasi dan jabatan yang disediakan perusahaan akan digerakkan oleh para karyawannya. Maka untuk memajukan organisasi dan perusahaan perlu kontribusi dari karyawannya juga. Dengan karyawan yang tepat inilah visi dan misi perusahaan menjadi lebih mudah dicapai.
  2. Memelihara setiap kegiatan di Sumber Daya Manusia Perusahaan berjalan efektif dan efisien. Dengan SDM yang terencana diharapkan operasional SDM dan perusahaan berjalan lancar.
  3. Menghindari Jabatan yang Kosong dalam waktu yang lama. Jabatan dalam perusahaan direncanakan oleh SDM sebaik-baiknya agar dapat bertanggung jawab dan berelasi dengan jabatan ataupun organisasi lainnya. Jika ada 1 jabatan yang kosong terlalu lama ataupun selalu kosong maka menyulitkan jabatan ataupun organisasi lainnya
  4. Melakukan perkiraan jumlah tenaga kerja pada waktu yang tepat. Bulan-bulan di mana penjualan meningkat memerlukan jumlah tenaga yang lebih banyak dari sebelumnya. Dan sebaliknya saat penjualan menurun perusahaan hanya memerlukan jumlah tenaga kerja secukupnya (bagi yang menggunakan jasa karyawan tidak tetap). Hal-hal seperti ini menjadi pertimbangan HR dalam meramalkan kebutuhan tenaga kerja.
  5. Melakukan penelitian dan pengembangan kualitas organisasi berdasarkan visi , misi dan jumlah tenaga kerja yang ada secara optimal.

Lalu apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi manpower planning tersebut? Tenaga kerja/karyawan itu sendiri, lingkungan eksternal dan setiap keputusan pemimpin organisasi menjadi hal-hal penting dalam menciptakan manpower planning yang baik. Seperti apa prosesnya, berikut langkah-langkahnya:

  1. Mengetahui visi misi organisasi
  2. Perkirakan kebutuhan jumlah karyawan dalam dimensi waktu dan jumlah pekerjaan.
  3. Analisa dan pahami kondisi sumber daya manusia yang ada sekarang
  4. Gap jumlah dan kualitas sumber daya manusia sekarang dengan yang diharapkan
  5. Buat dan rencanakan manpower planning tersebut.

 

Untuk membuat manpower planning tersebut dibutuhkan keterampilan berikut:

  1. Mampu memperkirakan peningkatan/perubahan sumber daya manusia di masa yang akan datang serta teknologi yang mendukungnya.
  2. Mempunyai pengalaman yang luas atas organisasi, bidang pekerjaan dan Sumber Daya Manusia
  3. Membaca situasi sekarang dan melakukan keputusan untuk masa akan datang.
  4. Mampu menganalisa masalah dan membuat plan penyelesaiannya dibidang Sumber Daya Manusia
  5. Mengumpulkan data serta menganalisis informasi-informasi SDM di organisasi tersebut secara lengkap untuk bahan pengambilan keputusan.
 

Human Resources Planning (Perencanaan Sumber Daya Manusia)

Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki individu, perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.
 
Perencanaan SDM harus mempunyai tujuan yang berdasarkan kepentingan individu, organisasi dan kepentingan nasional. Tujuan perencanaan SDM adalah menghubungkan SDM yang ada untuk kebutuhan perusahaan pada masa yang akan datang untuk menghindari mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.

Perencanaan sumber daya manusia (Human Resource Planning) merupakan proses manajemen dalam menentukan pergerakan sumber daya manusia organisasi dari posisi yang diinginkan di masa depan, sedangkan sumber daya manusia adalah seperangkat proses-proses dan aktivitas yang dilakukan bersama oleh manajer sumber daya manusia dan manajer lini untuk menyelesaikan masalah organisasi yang terkait dengan manusia.

Tujuan dari integrasi sistem adalah untuk menciptakan proses prediksi sumber daya manusia yang muncul dari perencanaan strategik dan operasional secara kuantitatif. Oleh karena itu, perencanaan sumber daya manusia harus disesuaikan dengan strategi tertentu agar tujuan utama dalam memfasilitasi keefektifan organisasi dapat tercapai.

 
 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *