PENGERTIAN DAN MANFAAT TALENT MANAGEMENT

PENGERTIAN DAN MANFAAT TALENT MANAGEMENT

 

Istilah talent management pertama kali diperkenalkan oleh McKinsey & Company melalui salah satu studi yang dilakukannya di tahun 1997. Di tahun berikutnya, talent management kemudian menjadi suaut judul buku yang ditulis bersama oleh Ed Michaels, Helen Handfield-Jones, dan Beth Axelrod.

Perusahaan-perusahaan yang menginplementasi talent management sebagai salah satu strategi pengelolaan sumber daya manusia berusaha seoptimal mungkin mengaitkan proser pencarian, pemikatan, pemilihan, pelatihan, pengembangan, pemeliharaan, promosi, dan pemindahan pegawai agar terkait dengan bisnis utama perusahaan.

Paradigma yang terkandung di balik talent management adalah “perusahaan bersaing di level individual”. Bila kita berhasil mendapatkan individu-inidividu yang secara rata-rata lebih baik dari pemain lainnya, maka kita akan mendapatkan perusahaan yang akan lebih baik dari pemain lainnya.

Proses Talent management harus terintegrasi dengan proses regular manajemen sumber daya manusia. Proses manajemen talenta didesain untuk memastikan bahwa bisnis mengembangkan keunggulan kompetitifnya melalui utilisasi optimal sekelompok kecil individu dalam posisi kunci kepemimpinan.

Talent management merupakan sebuah sistem atau cara untuk mendapatkan penilaian yang tepat terhadap masing-masing karyawan di perusahaan. Hasil dari penilaian tersebut nantinya berfungsi untuk melihat dan menilai apakah karyawan tersebut mampu untuk membantu perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan. Dengan kata lain, yaitu bagaimana cara menempatkan orang yang tepat, di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat (Dries, dalam Isanawikrama, Wibowo & Buana, 2017).

Dari definisi Talent management di atas menyatakan bahwa manajemen talenta pada dasarnya adalah gabungan inisiatif yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan keunggulan bisnisnya dengan mengoptimalisasikan karyawan bertalentanya. Kuncinya adalah pada proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan bertalentanya untuk dapat terus menciptakan keunggulan bisnis bagi perusahaan.

Mengapa dan betapa manajemen talenta dan pengembangan kepemimpinana dilihat semakin penting:
a. Karyawan bertalenta dan kepemimpinan akan menjadi sumber daya yang semakin langka
b. Usia angkatan kerja secara rata-rata akan semakin tua, dan kini orang berkecenderungan untuk memiliki lebih sedikit anak
c. Perusahaan-perusahaan akan bergerak menjadi organisasi global
d. Kebutuhan emosional karyawan akan semakin penting dari sebelumnya

Manfaat Talent Management

Manfaat bagi Perusahaan

  • Memperbaiki proses perekrutan dan seleksi perusahaan.
  • Meningkatkan komitmen karyawan agar berkinerja tinggi.
  • Meningkatkan kepuasan bekerja pada karyawan.
  • Memunculkan keterikatan karyawan.
  • Menghemat biaya pergantian karyawan.
  • Menganalisis risiko seperti identifikasi karyawan yang berpotensi keluar dari perusahaan.

Manfaat bagi Karyawan

  • Tersedianya pola karir yang jelas. 
  • Kesempatan pengembangan karir karyawan.
  • Meningkatkan nilai karyawan melalui pengembangan potensi dan kompetensi.
  • Meningkatkan motivasi dan komitmen.

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Perusahaan
Menurut Dessler (2013), berikut hal-hal yang harus dilakukan perusahaan dalam mengambil perspektif talent management :

1). Memahami tugas-tugas talent management seperti merekrut, melatih sampai ke membayar kompensasi karyawan.
2). Membuat keputusan yang tepat seperti kepegawaian dan pelatihan.
3). Secara konsisten menggunakan profile yang sama terhadap kompetensi.
4). Secara aktif melakukan segmentasi dan secara proaktif mengelola karyawan.
5). Mengintegrasikan atau mengkoordinasikan semua fungsi talent management.

Lalu bagaimana cara kerjanya? Apa yang talent management yang pada umumnya dilakukan oleh perusahaan? Berikut gambaran singkatnya.

1). Employer branding : miliki brand yang baik bahkan kalau bisa yang terbaik.
2). Employer reputation : reputasi perusahaan memang sering dikaitkan dengan branding karyawan. Namun, ternyata ini dapat dikendalikan oleh perusahaan. Jadi, kendalikan sebaik mungkin reputasi perusahaan.
3). Candidate experience : Pengalaman calon karyawan memeranguhi brand perusahaan.
4). Selection : Temukan dan pilih karyawan terbaik karena ini bagian penting dari talent management.
5). Onboarding : Membuat karyawan lebih cepat beradaptasi, membantu menjadikan karyawan baru lebih produktif dan meningkatkan retensi karyawan.
6). Inboarding : Promosikan jabatan karyawan lama Anda. Mereka juga membutuhkan dukungan perusahaan untuk mencapai produktivitas maksimum.
7). Engagement : Karyawan yang merasa dilibatkan dengan perusahaan akan termotivasi, berkinerja baik dan cenderung mempertahankan pekerjaannya.
8). Retention : Strategi retensi membantu perusahaan mempertahankan karyawan terbaik.
9). Learning and development : Ini bukan hanya praktik talent management yang umum. Tetapi, juga praktik untuk SDM. Mendidik karyawan membantu tingkatkan kinerja dan retensi. Lagipula, setelah merekrut orang-orang terbaik, perusahaan ingin memastikan mereka tetap menjadi yang terdepan, bukan?
10). Performance management : Bagian penting dari talent management adalah melacak dan meningkatkan kinerja mereka.

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *