Cara Menyusun Form Performance Appraisal

Apa itu Performance Appraisal ?

Performance Appraisal adalah evaluasi sistematis untuk memahami kinerja karyawan dan kemampuan karyawan tersebut, sehingga perusahaan dapat merencanakan pengembangan karir lebih lanjut bagi karyawan yang bersangkutan. Sedangkan menurut Mondy dan Noe dalam bukunya Marwansyah (2010:228), performance appraisal adalah sistem formal untuk memeriksa, mengkaji, dan mengevaluasi kinerja kelompok atau seseorang.

Menurut Handoko (1994:11) : Penilaian kinerja merupakan cara pengukuran kontribusi-kontribusi dari individu dalam organisasi. Nilai penting dari penilaian kinerja adalah menyangkut penentuan tingkat kontribusi individu atas kinerja yang diekspresikan dalam penyelesaian tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Menurut Hasibuan (2000:87) : Penilaian kinerja adalah kegiatan manajer untuk mengevaluasi perilaku prestasi kerja pegawai serta menetapkan kebijaksanaan selanjutnya. Evaluasi atau penilaian perilaku meliputi penilaian kesetiaan, kejujuran,kepemimpinan, kerjasama, loyalitas, dedikasi, dan partisipasi pegawai.

Perusahaan sering menggunakan Penilaian Kinerja atau Performance Appraisal ini sebagai dasar dari kenaikan gaji, promosi, bonus ataupun bisa juga sebagai dasar untuk penurunan jabatan dan pemutusan hubungan kerja. Penilaian Kinerja yang dilakukan dengan baik dan profesional dapat meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan sehingga tujuan organisasi juga dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

Lalu bagaimana menyusun form performance appraisal yang baik ?

Sebelum kita menyusun form performance appraisal sebaiknya kita harus mengetahui beberapa elemen yang harus ada pada form performance appraisal, antara lain meliputi 2 aspek yaitu :

1. Aspek Kompetensi Karyawan

Asek kompetensi karyawan meliputi perilaku kerja karyawan dan kecakapan yang dimiliki seorang karyawan. Biasanya untuk mengukur aspek kompetensi karyawan, hal-hal yang dinilai adalah cara karyawan dalam menyelesaikan masalah (problem solving), kemampuan berkomunikasi, merencanakan dan mengorganisasikan sesuatu, orientasi pada customer, serta kemampuan dalam kerjasama tim (teamwork).

Pada form performance appraisal yang, seharusnya sediakan ruang untuk menilai dalam bentuk angka dari skala 1 sampai 5, serta ruang untuk menjelaskan secara detail perilaku karyawan saat bekerja sehingga penilaian dapat dilakukan secara objektif. Skala 1 sampai 5 dapat menggunakan keterangan sebagai berikut:

  1. Kurang Sekali (KS)
  2. Kurang (K)
  3. Cukup (C)
  4. Baik (B)
  5. Baik Sekali (BS)

2. Aspek Hasil Kerja Karyawan

Tujuan dari penilaian hasil kerja karyawan adalah sebagai tolak ukur untuk mengevaluasi produktivitas dan jumlah order yang bisa dihasilkan oleh karyawan dalam waktu tertentu, mengetahui hasil kerja karyawan, dan lainnya.

Dengan penilaian hasil kerja karyawan, seorang manajer dapat mengetahui hasil kerja dan produktivitas karyawannya untuk menentukan langkah selanjutnya, baik menyusun target yang ingin dicapai perusahaan maupun mewujudkan rencana dari strategi-strategi perusahaan yang ingin diterapkan.

Contoh Form Performance Appraisal

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *