Tes Wartegg

Tes Wartegg

Tes ini bertujuan untuk melihat pola reaksi kepribadian yang permanen dari segi intensitas, fleksibilitas, rigiditas, kecermatan dan berbagai sikap serta perilaku yag relatif permanen (Keanget, 2005).

Dalam tes ini, Anda diberikan delapan kotak berisi gambar yang belum selesai. Anda diminta untuk meneruskan gambar-gambar yang sudah dibuat oleh orang sebelumnya. Boleh dimulai dari kotak mana saja sesuia keinginan. Setelah itu, Anda diminta untuk memberikan keterangan masing-masing gambar yang anda telah buat, memberi nomor urut gambar mana yang lebih dulu diselesaikan, serta memilih gambar mana yang tersulit, termudah, paling disukai, dan paling tidak disukai. Kadang disertai dengan alasan.

Beberapa Tips dalam menjalankan tes wartegg:
 
1. Jaga kertas dalam keadaan bersih
2. Mulai dari gambar yang paling mudah diselesaikan oleh Anda. 
3. Penomoran gambar tidak terlalu urut (1,2,3,4,5,6,7,8), atau tidak begitu acak. Jika perintah terlalu urut, Anda berarti orang yang kaku, jika terlalu acak berarti Anda tidak dapat mengikuti aturan. 
5. Untuk nomor baris (3,4,5,6) gambarlah benda mati dan bersifat maskulin. 
6. Untuk nomor 1,2, 7,8 gambarlah makhluk hidup dan bentuk-bentuk menunjukkan sifat feminin. 
7. Berikan nama untuk masing-masing gambar di bagian kertas yang kosong. 
Berikut Ini Adalah Penjelasan Masing-Masing Kotak :
– Kotak 1: Titik-titik hitam kecil menunjukkan kelincahan, pusat sentra.
– Kotak 2: Bentuk S terbalik menggambarkan kebebasan, menggelepar.
– Kotak 3: Baris ketiga menunjukkan kemauan dan tekad untuk selalu memperbaiki diri.
– Kotak 4: kotak hitam kecil di sudut kanan atas, menunjukkan konstruksi yang kuat.
– Kotak 5: Dua garis di sudut kiri bawah, menunjukkan bagaimana ketepatan pemecahan masalah.
– Kotak 6: Dua garis membentuk segi empat Menunjukkan kesederhanaan tapi tetap menyuguhkan realitas.
– Kotak 7: Titik kurva Menunjukkan garis yang tidak dapat diproses secara sembarangan, harus diperlakukan dengan hati-hati.
 – Kotak 8: Garis melengkung menunjukkan kebesaran, kebijaksanaan.