gambar hipnosis

SEJARAH HIPNOTIS

Sejarah Hipnotis

Apakah hipnosis itu?

Berikut ini kami akan jelaskan secara singkat tentang apakah sebenarnya hipnotis itu:
Hipnosis berasal dari kata “hypnos” yang merupakan nama dewa tidur orang yunani. Namun perlu dipahami bahwa kondisi hipnosis tidaklah sama dengan tidur biasa. Orang yang sedang tidur tidak menyadari dan tidak bisa mendengar suara-suara disekitarnya. Sedangkan orang dalam kondisi hipnosis, meskipun tubuhnya beristirahat (seperti tidur), ia masih bisa mendengar dengan jelas dan merespon informasi yang diterimanya. Dengan kata lain jika orang dalam keadaan hipnosis maka orang tersebut masih sangat sadar.
Ada pepatah kuno “tak kenal maka tak sayang”. Kalau kita kumpulkan 10 orang saja tetangga kita dan kita tanya, apakah itu hypnotis atau hypnosis, lalu bagaimana pandangan mereka masing-masing tentang hypnosis, maka sudah pasti kita akan mendapatkan jawaban yang berbeda-beda.
Sebagian masyarakat kita masih “apriori” dengan hypnosis, karena dianggap semacam ilmu hitam, klenik, bahkan disamakan dengan gendam dan kejahatan-kejahatan yang menggunakan ilmu-ilmu semacam itu, , maka logis apabila ada yang “menjauhi” hypnosis.
Dari kalangan agama, dengan penilaian yang “buru-buru″ hypnosis diminta agar “dijauhi” bahkan “dimusuhi”. Untuk mengembalikan potret dan citra hypnosis ke identitas asalnya.
Penggalian hypnosis secara ilmiah yang pertama oleh Franz Anton Mezmer (1734 – 1815), saat itu masih disebut sebagai magnetisme (metode penyembuhan dengan menjalankan lempengan logam ke tubuh pasien untuk melancarkan aliran universal).
Marquis de Puysegur (1781 – 1825), mendapati subyek yang “tertidur” tetapi seolah sadar.
Joseph Philippe Francois Deleuze (1753 – 1835) menemukan bahwa sugesti yang diberikan kepada subyek selama kondisi trance terus terbawa hingga saat subyek tersadar.
Kata / istilah “hypnotis” pertama digunakan oleh James Braid (1796 – 1860).
Seorang dokter bedah James Esdaile (1808 – 1859) mempraktekkan Mezmerisme untuk profesinya. Di India, ketika itu, dia melakukan lebih dari 3000 operasi pasien (para prajurit korban perang) tanpa menggunakan obat bius (karena kurangnya stock anestesi). Umumnya operasi tanpa obat bius mengakibatkan 50 % pasien meninggal dunia. Esdaile membuktikan bahwa hypnosis dapat meminimalkan pendarahan dan mengembangkan resistensi tubuh terhadap infeksi, sehingga kematian pasien dapat ditekan menjadi hanya 5 % saja.
Dr. Jean Martin Charcot (1852 – 1893), seorang neurologist juga populer karena mengembangkan hypnosis dalam bidang kedokteran.
Tahun 1823 – 1904 Dr. Libeault menemukan teknik menginduksi dengan menggerakkan tangan didepan wajah atau dengan menempelkan tangan didahi pasien.
Dr. Hippolyte Bernheim (1904 – 1919) seorang neurologist Perancis yang sangat terkenal mendirikan klinik hypnotherapy di Nancy Perancis dan mengobati lebih dari 12.000 orang pasien.
Bernheim telah dapat membuktikan hypnosis tidak berbahaya dan dapat dilakukan pada orang normal dan sehat.
Kemudian tahun (1856 – 1939) Dr. Sigmund Freud neurolog & psikolog terkenal di Austria, menggunakan hypnosis sebagai alat psikologis penyembuhan gejala neurosis. Freud menginduksi hanya dengan menggunakan kata-kata.
Berikut sejarah penting Hypnotherapy :
1. Pencabutan gigi pertama menggunakan hypnosis tahun 1823
2. Proses melahirkan menggunakan hypnosis (hypnobirthing) tahun 1826
3. Selama Perang Dunia I dan II hypnosis sangat banyak membantu dalam perawatan & pengobatan korban perang, terutama para prajurit.
Jika di lihat dari sisi ilmiah:
  • Hipnosis adalah ilmu yang mempelajari pengaruh sugesti pada pikiran(bawah sadar) manusia
  • Proses psikologis menciptakan hasil fisiologis
  • Keadaan natural yang dialami setiap manusia
  • Sebuah alat untuk memperoleh perubahan
  • Saat brain wave kita di alpha dan theta
Kata-kata penting dalam dunia hipnosis:
  • Sugesti: Suatu stimulus yang di berikan pada orang lain/klien dapat berupa kata-kata,sifat,dan tindakan
  • Hipnosis/hypnosis/hipnotis: adalah kata yang mengarah pada arti yang sama (tentang ilmu itu sendiri)
  • Hypnotist/hypnotis: orang yang melakukan proses hipnosis pada orang lain
  • Hypnotherapy/hipnoterapi: Metode penyembuhan khususnya untuk masalah psikologi dan psikosomatis dengan menggunakan ilmu hipnosis
  • Hypnotherapist/hipnotrapis: Orang yang mahir menggunakan ilmu hipnosis untuk pengobatan
  • Comedy hypnosis: Hipnosis untuk hiburan, biasanya tergantung di manakah kita memainkannya bisa di panggung (stage hypnosis), di jalanan (street hypnosis), dsb.
  • Subyek/klien/suyet: Orang yang di hipnosis
  • Trance: Keadaan dimana seseorang sangat fokus pada objek tertentu sehingga mengabaikan hal lain di luar yang di fokuskan
Ketakutan umum terhadap hipnosis:
  • Takut di kuasai oleh orang lain
  • Takut rahasia pribadi terbongkar
  • Takut melakukan hal-hal yang konyol dan lucu
  • Takut tidak bisa keluar dari keadaan hipnosis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *