Integritas (ING)

Integritas

Definisi Integritas

Integritas adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai yang dianggap penting walaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukan ini. Integritas menunjukkan bahwa tindakan seseorang sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya. Dengan kata lain, “satunya kata dengan perbuatan”. Nilai-nilai ini dapat berupa nilai moral, nilai masyarakat, nilai kode etik profesi atau bisnis. Termasuk di dalamnya mengkomunikasikan maksud, ide dan perasaan secara terbuka dan langsung, dan dapat menerima keterbukaan dan kejujuran sekalipun dalam negosiasi yang sulit dengan pihak lain.

Indikator Perilaku :

1.       Terbuka dan jujur mengenai situasi pekerjaan dengan konsisten

–          Mengungkapkan apa yang dipikirkan sekalipun tidak diminta atau pada situasi yang tidak memungkinkan

–          Berbagi wawasan, komentar mengenai pekerjaan walau saat itu mungkin lebih mudah untuk tidak bicara secara jujur mengenai sebuah situasi

2.       Menyelaraskan tindakan agar konsisten dengan nilai-nilai dan keyakinan

–          Bangga menjadi orang yang dapat dipercaya

–          Jujur dalam berhubungan dengan pelanggan

–          Memperlakukan semua orang dengan adil

3.       Bertindak sesuai nilai-nilai saat hal tersebut sulit untuk dilakukan

–          Mengakui secara terbuka kepada orang lain bahwa telah melakukan kesalahan, dikaitkan dengan nilai-nilai pribadi dan perusahaan

–          Berbicara terangterangan walaupun mungkin dapat menyinggung perasaan orang lain

–          Tidak bersikap kompromi jika berhubungan dengan kode etik profesi dan bisnis

4.       Bertindak berdasarkan nilai-nilai

–          Memastikan adanya keterbukaan dalam transaksi bisnis, mengungkapkan biaya dan kekurangan yang ada, selain juga keuntungannya.

–          Menghindari mempekerjakan atau, memecat seseorang yang memiliki produktifitas tinggi karena ia memiliki reputasi ‟kurang bersih‟

5.       Bertindak berdasarkan nilai-nilai sekalipun hal tersebut mengandung biaya dan risiko yang besar

–          Mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaan (menghentikan suatu produk atau jasa, dll) karena terkait dengan praktek bisnis yang tidak etis

–          Mempengaruhi orang yang lebih berkuasa dan berpengaruh untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan

 

 

 

Konsultan Psikologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *