EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

EDWARD PERSONAL PREFERENCE SCHEDULE (EPPS)

Tes ini disusun berdasarkan pada konsep manifest dari Henry A. Murray pada tahun 1958 dan revisi tahun 1959.

EPPS mengukur lima belas variable kepribadian. Merupakan tes kepribadian yang disusun pertama kali sebagai alat riset dan konseling, yang dengan cepat dan mudah mengukur sejumlah variable.

Pada EPPS memiliki cara agar sebisa mungkin menutup munculnya jawaban karena tuntutan social sehingga jawaban yang diberikan benar-benar mencerminkan kepribadian testee. Hal tersebut dilakukan dengan bersamaan menampilkan pasangan pernyataan dimana testee harus memilih salah satu dari pasangan pernyataan yang menggambarkan dirinya, dengan demikian testee akan lebih banyak ditentukan oleh dirinya sendiri dibandingkan oleh tuntutan social.

Hal ini sangat berbeda dengan inventory pernyataan tunggal . EPPS juga berbeda dengan inventory lain terutama dalam hal mengukur stabilitias emosi, anxiety, penyesuaian diri  atau keadaan neurotic selain bisa menelusuri sindrom klinis atau psikiatris, misalnya untuk menentukan paranoia, hysteria maupun schizophrenia. Untuk riset dan konseling perlu penafsiran skor dalam uraian yang dipahami testee.

PETUNJUK PELAKSANAAN TES

Petunjuk tes sangat sederhana dan telah ada pada buku tes, dapat dilaksanakan secara kelompok maupun individual. Jawaban ditulis pada lembar jawaban yang tersedia.

 Apabila ada pertanyaan, jawaban tester harus sesuai dengan petunjuk tes yang tercetak.

Tes ini harus selesai pengisiannya jadi tanpa batas waktu.  Tetapi boleh diberi ancar-ancar 50 menit. Testee dimotivasi untuk bekerja secepat mungkin. Sebelum dikumpulkan testee diminta untuk memeriksa jawabannya sekali lagi agar jangan sampai ada pertanyaan yang belum dijawab.

KEPRIBADIAN

Kepribadian yang diungkap dengan EPPS berdasar pada teori kepribadian yang berperspektif siri dan tipe, yang dikemukakan oleh Henry A. Murray , dan dikembangkan oleh Allen Edward. Yang diungkap adalah kecenderungan, dorongan atau kebutuhan-kebutuhan yang dimiliki oleh seseorang.

Adapun kepribadian yang diukur antara lain: Achievement, Deference, Order, Exhibition, Autonomy, Affiliation, Intraseption, Succorance, Dominance, Abasement, Nurturance, Change, Endurance, Heterosexuallity, Aggresion.

  • ACHIEVEMENT  / BERPRESTASI

Kebutuhan /dorongan untuk mencapai hasil kerja/ belajar sebaik mungkin, melaksanakan tugas yang menuntut keterampilan dan usaha, untuk dikenal  otoritasnya, mengerjakan tugas yang sangat berarti, mengerjakan pekerjaan yang sulit sebaik mungkin, menyelesaikan masalah yang rumit-rumit dan ingin mengerjakan sesuatu lebih baik dari yang lain.

  • DEFERENCE/HORMAT

Kebutuhan/dorongan untuk mendapat pengaruh dari orang lain, mengikuti perintah dan apa yang diharapkan orang lain, memberikan hadiah kepada orang lain, memuji hasil pekerjaan orang lain, menerima kepemimpinan orang lain, membaca kisah tentang orang-orang besar, menyesuaikan diri pada kebiasaan dan menghindar dari yang tidak biasa, menyerahkan kepada orang lain untuk mengambil keputusan.

  • ORDER(Ord)/Teratur

Kebutuhan untuk memiliki pekerjaan tertulis tetap rapih dan teratur, membuat rencana sebelum memulai tugas yang sulit, menunjukkan keteraturan dalam berbagai hal, memelihara segala sesuatu tetap rapih dan teratur, memperinci pekerjaan secara teratur, menyimpan surat dan arsip, berdasarkan system tertentu, makan dan minum secara teratur.

  • EXHIBITION (Exh)/Eksibisi

Memperlihatkan diri agar menjadi pusat perhatian orang, menceritakan keberhasilan diri, menggunakan kata-kata yang tidak dipahami orang lain, bertanya yang tidak akan terjawab orang lain, membicarakan pengalaman diri yang membahayakan, menceritakan hal-hal yang menggelikan.

  • AUTONOMY(Aut)/Otonomi

Menyatakan kebebasan diri untuk berbuat apapun/mengatakan apapun, bebas mengambil keputusan, melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan orang lain, menghindari pendapat orang lain dan menghindari tanggung jawab.

  • AFFILIATION(Aff)/Afiliasi

Setia kawan, berpartisipasi dalam kelompok, mengerjakan sesuatu untuk kawan, membentuk persahabatan baru, membuat kawan sebanyak mungkin, mengerjakan pekerjaan bersama-sama, akrab dengan kawan, menulis surat persahabatan.

  • INTRACEPTION(Int)/Intrasepsi

Menganalisis motif dan perasaan sendiri, mengamati orang lain untuk memahami bagaimana perasaan orang lain, menempatkan diri di tempat orang lain, menilai orang lain dengan mencoba memahami latar belakang tingkah lakunya dan bukan apa yang dilakukannya, menganalisis perilaku orang lain, menganalisis motif-motif perilaku orang lain dan memperkirakan apa yang akan dilakukan orang lain.

  • SUCCORANCE(Suc)/Berlindung

Mengharapkan bantuan orang lain apabila mendapat kesulitan, mencari dukungan dari orang lain, mengharapkan orang lain berbaik hati kepadanya, mengharapkan simpati dari orang lain dan memahami masalah pribadinya, menerima belai kasih sayang orang lain, mengharapkan bantuan orang lain disaat dirinya tertekan, mengharapkan maaf dari orang lain apabila dirinya sakit.

  • DOMINANCE (Dom)/Dominan

Membantah pendapat orang lain, ingin menjadi  pemimpin kelompoknya, ingin dipandang sebagai pemimpin orang lain, ingin terpilih selalu sebagai pemimpin, mengambil keputusan dengan mengarahkan kelompok, menetapkan persetujuan secara sepihak, membujuk dan mempengaruhi orang lain agar mau mengerjakan yang ia inginkan, mengawasi dan mengarahkan kegiatan yang lain, mendiktekan apa yang harus dikerjakan orang lain.

  • ABASEMENT (Aba)/ Merendah

Merasa berdosa apabila berbuat keliru, menerima cercaan/celaan orang lain, merasa perlu mendapat hukuman apabila berbuat keliru, merasa lebih baik menghindar dari perkelahian, merasa lebih baik menyatakan pengakuan akan kekeliruannya, merasa rendah diri dalam berhadapan dengan orang lain.

  • NURTURANCE (Nur)/Memberi Bantuan

Senang menolong kawan yang kesulitan, membantu yang kurang beruntung, memperlakukan orang lain dengan baik dan simpatik, memaafkan orang lain, menyenangkan orang lain, berbaik hati kepada orang lain, memberikan simpatik kepada yang terluka/sakit, memperlihatkan kasih sayang kepada orang lain.

  • CHANGE (Chg)/Perubahan

Menggarap hal-hal yang baru, berkelana, menemui kawan baru, mengalami peristiwa baru dan berubah dari pekerjaan yang rutin, makan di tempat yang berbeda-beda, mencoba berbagai jenis pekerjaan, senang berpindah-pindah tempat, berpartisipasi dalam kebiasaan baru.

  • ENDURANCE (End)/Ketekunan

Bertahan pada suatu pekerjaan hingga selesai, merampungkan pekerjaan yang telah dipegangnya, bekerja keras pada suatu tugas tertentu, bertahan pada penyelesaian masalah/teka-teki, bertahan pada suatu pekerjaan dan tidak akan ganti sebelum selesai, tidur larut malam untuk menyelesaikan pekerjaan yang dihadapinya, tekun mengahadapi pekerjaan tanpa menyimpang, menghindari segala yang dapat menyimpangkannya dari tugas.

  • HETEROSEXUALITY (Het)

Heteroseksualitas: bepergian dengan kelompok yang berlawanan jenis kelamin, melibatkan diri dalam kegiatan social yang melibatkan lawan jenis kelamin, jatuh cinta pada jenis kelamin lain, mengagumi bentuk tubuh jenis kelamin lain, berpartisipasi dalam diskusi tentang seks, membaca buku dan bermain yang melibatkan masalah seks, mendengarkan/ menyampaikan cerita lucu tentang seks.

  • Aggresion (Agg)/ Agresi

Menyerang pandangan yang berbeda, menyampaikan pandangannya tentang jalan pikiran orang lain, mengecam orang lain secara terbuka, mempermainkan orang lain, melukai perasaan orang lain, membaca surat kabar tentang perkosaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *